Jakarta, CNN Indonesia —

Pemerintah Australia berencana menerapkan aturan yang mewajibkan Fb dan Google membayar setiap penggunaan konten berita yang diambil dari perusahaan media di wilayahnya.

Legislator Australia merilis draf undang-undang baru yang bisa membuat penerbit berita menagih kompensasi kepada dua perusahaan raksasa teknologi AS itu jika menampilkan dan menyebarkan setiap konten dan karya jurnalistik mereka.

RUU itu menegaskan hak bagi para kantor berita dan media untuk bernegosiasi secara individu atau kolektif dengan Fb dan Google terkait mekanisme pembayaran kompensasi penggunaan konten tersebut.

Menurut Australian Competitors and Shopper Fee (ACCC), beleid itu bahkan memberikan ruang setiap pihak terlibat untuk mengambil langkah hukum dan memasuki arbitrase jika para perusahaan dan pihak terkait tidak mencapai kesepakatan dalam waktu tiga bulan.

Proses tersebut akan melibatkan arbiter independen untuk membantu menyelesaikan sengketa dalam kurun waktu 45 hari kerja.

Saat ini, para legislator tengah melakukan konsultasi publik terhadap RUU tersebut dan baru diajukan ke parlemen Australia untuk divoting.

Laman: 1 2 3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here