Semarang (ANTARA) –

Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengapresiasi pelaksanaan Program “Jogo Tonggo” yang digagas Gubernur Ganjar Pranowo sebagai salah satu bentuk penanganan dampak pandemi COVID-19 di Provinsi Jawa Tengah.

“Saya kagum dengan apa yang dilakukan Pak Ganjar di Jateng. Program Jogo Tonggo ini keren dan tidak ada di tempat lain, ini perlu dicontoh,” kata Muhammad Husni, salah seorang anggota Komisi VIII dari Fraksi Gerindra di Semarang, Senin.

Baca juga: Sekda positif, 50 anggota DPRD Grobogan-Jateng jalani tes usap

Sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah untuk menanyakan berbagai hal terkait dengan penanganan COVID-19, salah satunya Program Jogo Tonggo.

“Di daerah lain, Baznas itu untuk buat gedung dan beli kebun, tapi di sini dimanfaatkan benar-benar untuk kepentingan masyarakat. Masyarakat yang terdampak COVID-19 bisa benar-benar merasakan,” ujarnya.

Ia menyebut saat permasalahan information mengenai jumlah berapa orang miskin, berapa pengangguran dan siapa yang layak mendapat bantuan, maka Program Jogo Tonggo ini bisa menjadi solusi tepat.

“Ini menarik, Jogo Tonggo ini seperti gugus tugas paling terdepan karena berada di tingkat RW. Kebijakan-kebijakan yang diambil dalam program ini sudah pasti mengena, kepada mereka yang benar-benar miskin, pengangguran dan sebagainya, terdata dengan baik,” kata dia.

Bukhori juga menyebut langkah Gubernur Ganjar yang tidak hanya mengandalkan APBD patut dicontoh dalam menangani pandemi COVID-19 yakni dengan menggerakkan banyak sektor sehingga bisa optimum.

“Salah satu yang menarik di Jateng ini Baznas. Baznas memiliki peran signifikan dalam penanggulangan COVID-19 untuk mengcover masyarakat yang terdampak secara langsung misalnya tadi diceritakan ada mahasiswa Jateng yang di Sudan tidak bisa pulang, dibantu. Ada juga bantuan untuk para santri yang tidak pulang, bantuan untuk guru ngaji dan sebagainya. Ini keren dan sangat menginspirasi,” ujarnya.

Laman: 1 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here