Berita Liga Inggris: Mantan kiper Spanyol dan Valencia, Santiago Canizares, mengatakan bahwa masalah yang dialami David de Gea bermula dari kepergian pelatih kiper United, Emilio Alvarez.

Inkonsistensi performa De Gea mencapai puncak saat laga semifinal FA Cup kontra Chelsea, saat itu dia dituduh bersalah telah melakukan dua kesalahan.

Alvarez, yang juga pernah bekerja melatih De Gea di Atletico Madrid, baru-baru ini mengkritisi mantan anak didiknya itu dalam wawancara dengan AS.

Alvarez mengklaim bahwa De Gea adalah alasannya meninggalkan United pada musim panas lalu. Alvarez menuduh De Gea ‘tak loyal’ karena menandatangani perpanjangan kontrak tanpa sepengetahuannya.

Canizares juga pernah dilatih oleh Alvarez di Valencia, dan Canizares meyakini bahwa penurunan performa De Gea disebabkan oleh kepergian pelatihnya, Alvarez.

“Saya percaya bahwa kiper makin dewasa seiring bertambahnya usianya dan lebih terlambat dibanding pemain bola lainnya,” kata Canizares pada Tribalfootball.

“Mengenai kiper berkualitas, mereka yang tahu bagaimana mengurusi diri sendiri, kesehatan mereka, mengenal badan mereka, untuk tampil bagus, mereka bisa bermain lama dan tampil di degree optimum di atas usia 30.

“Berita buruk bagi De Gea adalah Alvarez telah pergi, orang yang menjadi sandaran bagi David dan yang membuatnya tampil bagus. Itu bukan kabar bagus bagi De Gea bahwa Alvarez telah pergi karena pelatih kiper bisa benar-benar mengeluarkan yang terbaik dari anak didiknya, yang adalah si kiper.”

Laman: 1 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here