FAJAR.CO.ID, MAMUJU — KPU Kabupaten Mamuju bekerja sama dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sulawesi Barat melaksanakan Workshop Election Reporting di Almira Caffe dan Swimming Pool, jalan Soekarno Hatta Mamuju, Selasa, 21 Juli 2020.

Mengusung tema Pilkada Mamuju Macoa (Mandiri, Adil, Cerdas, Demokratis dan Aman) menghadirkan narasumber Upi Asmaradhan selaku Koordinator Wilayah AMSI Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua dan NTT, Rahmat Idrus selaku Akademisi dan Eks Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Barat, Hamdan Dangkang, Ketua KPU Kabupaten Mamuju, Rusdin ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju. Serta dihadiri kurang lebih 50 orang peserta dari berbagai platform media di Mamuju.

Anhar Ketua AMSI Wilayah Sulbar dalam keterangannya menyampaikan, Pemilu atau Pilkada bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga seluruh komponen masyarakat atau stakeholder terutama perusahaan media.

Sehingga posisi media memiliki peran dalam menyampaikan pesan damai, dalam setiap pemberitaan. Kemudian, menyampaikan information kepada masyarakat secara seimbang, sehingga bisa memberikan pendidikan politik bagi pemilih. Media juga ikut berkontribusi menyediakan lapangan kontestasi atau area yang seimbang bagi semua kontestan.

“Peran media cukup besar. Terutama tanggung jawab pengawasan, meskipun kewenangan secara formal berdasarkan Undang Undang berada di Bawaslu. Selain itu, peranan penting dalam menyampaikan informasi adalah benar, akurat dan legitimate. Dengan adanya wokshop para media dan jurnalis diharapkan mampu bekerja secara skilled dan mengatasi tantangan dan hambatan di kemudian hari,” kata Anhar.

Hamdan Dangkang berharap dalam proses Pilkada tidak ada yang membuat berita yang sifatnya provokatif, yang sifatnya multi tafsir di masyarakat. “KPU selalu melibatkan teman-teman media, karena sadar betul dalam tahapan Pilkada kurang masif diterima masyarakat luas. Meski punya web site dan media sosial, karena media lebih gencar men-share dan dikunjungi masyarakat,” katanya.

Harapan lain Hamdan Dangkang, dalam proses pemberitaan tetap menjaga kaidah-kaidah sehingga tidak berdampak kemasalah hukum. Ia pun menyampaikan dalam tahapan saat ini pemuktahiran knowledge, media bisa menyampaikan kepublik. “Yang tahapan sekarang kami membutuhkan proses informasi kepemuktahiran knowledge pemilih, paling tidak teman-teman media juga ikut terdaftar, dimana bisa dengan mudah mengecek di web site lindungihakpilihmu.kpu.go.id”.

Rusdin Ketua Bawaslu Mamuju, mengatakan, dalam Pilkada salah satu stakeholder yang penting, bisa melakukan pengawasan adalah media. Ia pun berharap media melakukan kerja-kerja yang objektif, berimbang.

Laman: 1 2 3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here