Jakarta, CNN Indonesia —

Senyawa kimia amonium nitrat yang diduga penyebab ledakan dahsyat di Beirut, Libanon pada Selasa (4/8), punya banyak kegunaan. Selain sebagai bahan peledak ataupun pupuk, senyawa ini juga pernah digunakan pada airbag mobil yang kemudian malah jadi sumber petaka.

Produsen airbag yang menggunakan senyawa dengan rumus N2H4O3 adalah Takata. Pada 2013 Takata mulai menyatakan recall airbag amonium nitrat, sekarang masalah ini sudah melibatkan 19 merek dan lebih dari 59 juta kendaraan di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Berbagai produsen yang terlibat recall Takata di antaranya Toyota, Nissan, Honda, Mazda, Mitsubishi, Basic Motors, Subaru, Ford, Chrysler, dan BMW.

Nationwide Freeway Site visitors Security Administration (NHTSA) di Amerika Serikat menyatakan sumber masalah recall airbag Takata yakni penggunaan amonium nitrat tanpa zat kimia pengering.

Kelembapan, suhu tinggi, dan usia komponen yang terkait kerusakan disebut bisa membuat airbag mengembang tidak sempurna, bahkan dikatakan dapat melontarkan komponen seperti pecahan peluru hingga melukai penumpang.

Consumerreports.org pada tahun lalu menjelaskan masalah airbag Takata telah menewaskan 24 orang di seluruh dunia.

Laman: 1 2 3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here