Liputan6.com, Jakarta – Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Vivi Yulaswati, mengatakan tingkat kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan secara terus-menerus. Knowledge dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masyarakat kategori miskin sudah naik menjadi kategori rentan miskin dan calon kelas menengah.

Persentase jumlah rakyat miskin di Indonesia saat ini berada di angka 9,83 persen atau sebesar 25,14 juta jiwa dari whole penduduk. Jumlah ini berkurang 530 ribu jiwa dibandingkan posisi September 2018. Bahkan menyusut 805 ribu jiwa dibandingkan bulan Maret 2018.

“Sebenarnya Indonesia kemiskinannya terus turun. Sudah dibawah 1 digit atau di bawah angka 10 persen. Artinya sebagian besar, sudah masuk kelompok menengah,” kata Vivi dalam diskusi digital ‘Belajar Dari Kelompok Marginal: Praktik Baik Inklusif di Masa Pandemi Covid-19’ Rabu (5/8/2020).

Kategori masyarakat miskin (poor) yaitu mereka yang jumlah penghasilannya di bawah Rp 425 ribu per bulan. Sedangkan masyarakat kategori rentan miskin (susceptible) penghasilnya antara Rp 425 ribu sampai Rp 641 ribu per bulan. Jumlah masyarakat rentan miskin di Indonesia sebanyak 18, 5 persen, yaitu 49,Eight juta jiwa dari 11,6 juta keluarga.

Vivi mengatakan bahwa kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin menjadi dua kelompok prioritas yang dibantu pemerintah selama pandemi Covid-19 ini.

Selanjutnya, masyarakat calon kelas menengah (aspiring center class) menempati persentase tertinggi di Indonesia. Sebanyak 46,54 persen masyarakat Indonesia menduduki kelas ini. Jumlahnya hampir setengah dari seluruh masyarakat Indonesia, yaitu sebanyak 125 juta jiwa dari 29,1 juta keluarga. Penghasilan per bulan calon kelas menengah berada di angka Rp 600 ribu hingga Rp1.450.000.

“Ternyata hampir 50 persen masuk ke kelompok aspiring center class. Di kelompok ini pendapatannya Rp 600 ribu sampai Rp 1.450.000 per kapita atau per bulan,” ujar Vivi

Persentase terkecil jatuh pada kelas atas (higher class). Jumlahnya hanya sekitar 0,39 dari seluruh penduduk di Indonesia. Seseorang bisa dikategorikan kelas atas jika penghasilannya di atas Rp 7.250.000. Sedangkan jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia sebanyak 24, 74 persen. Penghasilan kelas menengah berada di kisaran Rp1.425.000 hingga Rp7.250.000.

Laman: 1 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here